Tampilkan postingan dengan label Baca Buku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Baca Buku. Tampilkan semua postingan

Download Buku UST Abdul Somad - 77 Tanya Jawab Seputar Sholat

Download Buku UST Abdul Somad, LC., MA.

- Format PDF -


abdul somad

Siapa yang tidak mengenal Ust Abdul Somad Lc. M.A. Semua orang pasti sudah mengetahui beliau, entah itu dari internet atau langsung menghadiri pengajiannya. Beliau terkenal karena ilmu pengetahuannya yang sangat luas, dan penyampainnya mudah dipahami oleh kita.
Selain Aktif berdakwah, beliau juga ahli dalam menyusun kata-kata dalam tulisan. Hal ini terbukti dengan beberapa Buku karya beliau yang diterima oleh semua lapisan masyarakat.
Berikut diantaranya Karya-karya beliau

 77 Tanya Jawab Seputar Sholat

- Download -

Isi Buku :
Pertanyaan 1: Apakah shalat itu? 
Pertanyaan 2: Apakah dalil yang mewajibkan shalat? 
Pertanyaan 3: Bilakah Shalat diwajibkan?
Pertanyaan 4: Bilakah seorang muslim mulai diperintahkan melaksanakan shalat? 
Pertanyaan 5: Apakah shalat mesti dilaksanakan secara berjamaah? 
Pertanyaan 6: Apa saja keutamaan shalat berjamaah itu? 
Pertanyaan 7: Apakah hukum perempuan shalat berjamaah ke masjid? 
Pertanyaan 8: Bagaimanakah cara meluruskan shaf? 
Pertanyaan 9: Bagaimanakah posisi Shaf anak kecil? 
Pertanyaan 10: Apakah hukum shalat orang yang tidak berniat? 
Pertanyaan 11: Apakah hukum melafazkan niat? 
Pertanyaan 12: Bilakah waktu berniat? 
Pertanyaan 13: Apakah batasan mengangkat kedua tangan ketika Takbiratul-Ihram? 
Pertanyaan 14: Berapa posisi mengangkat kedua tangan dalam shalat? 
Pertanyaan 15: Bagaimanakah letak tangan dan jari jemari? 
Pertanyaan 16: Apakah hukum membaca doa Iftitah?
Pertanyaan 17: Adakah bacaan Iftitah yang lain? 
Pertanyaan 18: Ketika akan membaca al-Fatihah dan Surah, apakah dianjurkan membaca Ta’awwudz (A’udzubillah)?
Pertanyaan 19: Ketika membaca al-Fatihah, apakah Basmalah dibaca Jahr atau sirr? 
Pertanyaan 20: Apakah hukum membaca al-Fatihah bagi Ma’mum? 
Pertanyaan 21: Apakah hukum membaca ayat? Apa standar panjang dan pendeknya? 
Pertanyaan 22: Ketika ruku’ dan sujud, berapakah jumlah tasbih yang dibaca?
Pertanyaan 23: Apakah bacaan pada Ruku’? 
Pertanyaan 24: Bagaimana pengucapan [ ]تشع الله تظن تزدهdan ucapan [ +ربنا لك اتضمدketika bangun dari ruku’ bagi imam,  ma’mum dan orang yang shalat sendirian? 
Pertanyaan 25: Adakah bacaan tambahan? 
Pertanyaan 26: Ketika sujud, manakah yang terlebih dahulu menyentuh lantai, telapak tangan atau lutut? 
Pertanyaan 27: Apakah bacaan sujud? 
Pertanyaan 28: Apakah bacaan ketika duduk di antara dua sujud? 
Pertanyaan 29: Apakah ketika bangun dari sujud itu langsung tegak berdiri atau duduk istirahat sejenak? 
Pertanyaan 30: Ketika akan tegak berdiri, apakah posisi telapak tangan ke lantai atau dengan posisi tangan mengepal? 
Pertanyaan 31: Apakah bacaan Tasyahhud? 
Pertanyaan 32: Bagaimanakah lafaz shalawat? 
Pertanyaan 33: Apa hukum menambahkan kata Sayyidina sebelum menyebut nama nabi? 
Pertanyaan 34: Bagaimanakah posisi jari jemari ketika Tasyahhud? 
Pertanyaan 35: Jika saya masbuq, ketika imam pada rakaat terakhir, sementara itu bukan rakaat terakhir bagi saya, imam duduk Tawarruk, bagaimanakah posisi duduk saya, Tawarruk atau Iftirasy?
Pertanyaan 36: Bagaimanakah posisi duduk pada Tasyahhud, apakah duduk Iftirasy atau Tawarruk? 
Pertanyaan 37: Adakah doa lain sebelum salam? 
Pertanyaan 38: Adakah doa tambahan lain sebelum salam?
Pertanyaan 39: Bagaimanakah salam mengakhiri shalat?
Pertanyaan 40: Ke manakah arah duduk imam setelah salam?
Pertanyaan 41: Ketika shalat, apakah Rasulullah Saw hanya membaca di dalam hati, atau dilafazkan? 
Pertanyaan 42: Apakah arti thuma’ninah? Apakah standarnya?
Pertanyaan 43: Bagaimana shalat orang yang tidak ada thuma’ninah?
Pertanyaan 44: Apa pendapat ulama tentang Qunut Shubuh? 
Pertanyaan 45: Apakah dalil hadits tentang adanya Qunut Shubuh? 
Pertanyaan 46: Apakah ketika membaca Qunut mesti mengangkat tangan?
Pertanyaan 47: Jika seseorang shalat di belakang imam yang membaca Qunut, apakah ia mesti mengikuti imamnya?
Pertanyaan 48: Adakah dalil keutamaan berdoa setelah shalat wajib? 
Pertanyaan 49: Adakah dalil mengangkat tangan ketika berdoa? 
Pertanyaan 50: Apakah dalil zikir setelah shalat? 
Pertanyaan 51: Apakah ada dalil zikir jahar setelah shalat? 
Pertanyaan 52: Apakah Sutrah itu? 
Pertanyaan 53: Apakah dalil shalat menghadap sutrah? 
Pertanyaan 54: Apakah hukum menggunakan sutrah?
Pertanyaan 55: Adakah hadits yang menyebut Rasulullah Saw shalat tidak menghadap Sutrah? 
Pertanyaan 56: Apakah boleh membaca ayat ketika ruku’ dan sujud? 
Pertanyaan 57: Apakah boleh berdoa ketika sujud? 
Pertanyaan 58: Apakah boleh membaca doa yang tidak diajarkan nabi dalam shalat? 
Pertanyaan 59: Apakah boleh berdoa bahasa Indonesia dalam shalat? 
Pertanyaan 60: Berapa lamakah shalat nabi ketika shalat malam? 
Pertanyaan 61: Apakah ayat yang dibaca nabi? 
Pertanyaan 62: Apakah boleh shalat Dhuha berjamaah?
Pertanyaan 63: Apakah dalil membaca surat as-Sajadah pada shubuh jum’at? 
Pertanyaan 64: Bagaimana jika dibaca terus menerus?
Pertanyaan 65: Ketika akan sujud, apakah imam bertakbir? 
Pertanyaan 66: Apakah dalil shalat sunnat Rawatib? 
Pertanyaan 67: Apakah shalat sunnat Rawatib yang paling kuat? 
Pertanyaan 68: Apakah ada perbedaan antara shalat Shubuh dan shalat Fajar?
Pertanyaan 69: Jika terlambat melaksanakan shalat Qabliyah Shubuh, apakah bisa diqadha’? 
Pertanyaan 70: Adakah dalil shalat sunnat Qabliyah Maghrib? 
Pertanyaan 71: Waktu hanya cukup shalat dua rakaat, antara Tahyatalmasjid dan Qabliyah, apakah shalat
Tahyatalmasjid atau Qabliyah?
 
Pertanyaan 72: Berapakah jarak musafir boleh shalat Jama’/Qashar?
Pertanyaan 73: Berapa hari boleh Qashar/Jama’? 
Pertanyaan 74: Bagaimanakah cara shalat khusyu’? 
Pertanyaan 75: Apakah fungsi shalat? 
Pertanyaan 76: Apakah shalat yang tertinggal wajib diganti? 
Pertanyaan 77: Apakah hukum orang yang meninggalkan shalat secara sadar dan sengaja

MENUMBUHKAN MINAT BACA



“ Buku adalah gudangnya ilmu dan membaca adalah kuncinya “

Pribahasa tersebut sudah sering terngiang di telinga kita, bahkan sudah hapal diluar kepala. Tetapi tidak sedikit orang termasuk mungkin kita sendiri yang tidak peduli akan manfaat dari membaca. Pola pikir dan cara pandang seseorang yang suka membaca akan selalu berfikiran fositif dibandingkan mereka yang jarang bahkan tidak suka membaca.
Banyak sekali manfaat yang akan kita peroleh dari kebiasaan kita membaca, sebagai contoh ketika kita mempunyai keinginan untuk berkeliling dunia tetapi terbentur dengan masalah ekonomi maka membaca bisa jadi solusi paling pas. Jadi sangat penting sekali kita tumbuhkan pada diri kita sendiri untuk suka membaca.
Tidak sedikit orang yang minat akan baca sangat kurang dengan berbagai macam alasan, seperti sibuk dengan pekerjaan, tidak punya waktu luang dan sebagainya. Untuk itu pada kesempatan saat ini penulis akan mencoba berbagi pengalaman tentang trik menumbuhkan minat baca. Tidak bermaksud menggurui tetapi ingin sharing saja tentang pengalaman penulis yang sama-sama sedang belajar menumbuhkan akan minat baca penulis.
Berikut tips-tipsnya :
a.       Alokasikan waktu 10 menit untuk membaca buku apa saja setiap hari.
b.      Baca buku yang sesuai dengan kesukaan anda
c.       Letakan buku-buku di tempat yang sering di lalui, biarkan buku bertebaran dimana agar kita mudah mengambil ketika kita sedang bersantai. Bukan berarti tidak boleh rapi, tetapi biasanya ketika kita melihat buku berjejeran rapi di lemari, kita kadang-kadang suka malas untuk mengambil buku tersebut karena malas merapihkan kembali.
d.      Tambah terus koleksi buku anda dengan membuat perpustakaan pribadi.
Untuk menambah koleksi buku bacaan anda, bisa dilakukan beberapa tips berikut :
1)     Manfaatkan perpustakaan terdekat ( perpustakaan umum, sekolah )
Maksudnya dengan mendatangi perpustakaan tersebut kita cari buku yang sesuai dengan minat anda kemudian pinjam, bukan untuk dimiliki selamanya... J
2)     Bersilaturahmi ke rumah saudara, teman atau tetangga.
Maksudnya apa ya,, ?
Tujuannya sambil  anda silaturahmi barang kali mereka punya buku yang sesuai dengan minat kita, bisa kita pinjam bahkan bisa kita pinta untuk menambah koleksi bacaan perpustakaan pribadi kita.
3)     Membeli dari toko buku.
Untuk bagian ini mungkin sebagian orang dirasa berat, apalagi bagi seorang pelajar yang sumber keuangannya masih berasal dari orang tua. Tapi tenang saja hal ini bisa kita siasati dengan cara seperti yang penulis lakukan yaitu dengan sedikit menyisihkan uang jajan harian kita.
Caranya terserah anda, atau boleh juga melakukan seperti yang penulis lakukan. Caranya siapkan botol bekas air mineral atau bebas terserah anda, kemudian isi botol bekas tersebut setiap hari dengan uang yang kamu sisihkan dari uang jajan kamu, besar kecilnya terserah, mau 1000, 2000 atu berapa saja yang penting tiap hari terisi.
Kalo satu bulan saja kita rata-ratakan 29 hari saja, berarti tabungan untuk buku dengan asumsi menyimpan Rp. 1000 per hari, maka kamu sudah punya Rp. 29,000. Lumayan dengan dana tersebut kita sudah bisa membeli sebuah buku untuk menambah koleksi perpustakaan pribadi anda.

Itu saja yang bisa penulis bagikan, mudah-mudahan bermanfaat dan menambah atusias kita terhadap membaca.